tokofilterair.com

Toko menyediakan segala macam filter - Filter Rumah - Filter Gedung - Reverse Osmosis (RO) - Ultrafiltrasi (Uf) - Depot Air Isi Ulang - Service Pompa Air - Tutup / Tissue / Segel / Galon Wilayah operasi kami : Makassar Gowa Parepare Takalar Jeneponto Maros dan Seluruh kota di Sulawesi Selatan dan Nusantara

Jumat, 25 Mei 2018

FILTER PENYARINGAN AIR KERUH BEKAS SAWAH

Posted by marioBross on Jumat, 25 Mei 2018


Daerah perumahan biasanya menggunakan lahan pekarangan atau membuka lahan dari sawah yang dijual pemiliknya kepada pengembang perumahan.
Para pengembang kemudian membangun lahan sawah tersebut melelui proses pengeringan terlebih dahulu, kemudian baru proses pembangunan sampai selesai.
Pengembang perumahan memberikan fasilitas sumur tanah dan hanya sebatas keluar airnya. Banyak pembeli rumah yang sangat memperhatikan kualitas dai air yang dileluarkan sumur tersebut.

Lahan perumahan yang digunakan semula dari lahan persawahan pasti terdapat permasalahan di air sumurnya. Hal ini terjadi karena pada saat lahan sawah aktif digunakan pertanian, maka tidak dapat dipungkiri para petani menggunakan pupuk untuk menyuburkan tanahnya dan obat-obat pertanian untuk menyehatkan tanaman yang sedang diproduksi oleh petani. Penggunaan pupuk untuk menyburkan tanah bisa dari pupuk kandang (organik) ataupun penggunaan pupuk dari bahan kimia. 

Pengguanaan pupuk dari kimia ( Urea, NPK, pestisida, dll) adalah penyumbang salah satu penyebab dominan rusakanya atau turunnya kualitas air didalamnya disamping hal - hal lainnya. Kondisi ini dapat dilihat dengan mata telanjang berupa warna air kuning (ada gumpalan seperti lendir), keruh, berbau seperti tanah sehingga ketika akan dikonsumsi menjadi ragu - ragu dan jijik.
Untuk mengatasi hal tersebut diatas, diperlukan serangkaian filter untuk menyaring kotoran yang ada dalam air. Penggunaan aplikasi bak saring berjenjang bisa dipakai untuk penyaringan sederhana terbuat dari bak-bak semen yang pemasangannya pada galian tanah sedalam 1 meter atau 0,5 meter. Bak-bak tersebut terdiri dari 3 atau 4 tahap. Adapun tahapannya adalah : 
Bak 1 : diisi dengan batuan kars zeolit
Bak 2 : diisi dengan batuan dengan diameter lebih kecil dari isi bak sebelumnya
Bak 3 : diisi dengan ijuk atau sejenisnya
dari serangkaian langkah diatas adalah untuk menyaring sedimen yang terlarut dalam air, seperti tanah, pasir, lumpur, dan lain sebagainya. (kondisi fisik)

Perlakuan lainnya (kondisi kimiawi) seperti menghilangkan bau / rasa / warna bisa menggunakan Carbon aktif, pasir aktif. Untuk mengetahui kandungan apa yang ada didalam air tentu saja harus dengan penelitian di labortorium penguji kualitas air. Anda bisa datang ke labortorium pemerintah seperti BTKL, Puskesmas dan instansi lainnya seperti Universitas, Lembaga pendidikan dengan jurusan tehnik lingkungan. Setelah mengetahui hasil dari laboratorium baru bisa menentukan obat atau media filter yang akan digunakan untuk mengurani atau menghilangkan masalah yang timbul dari air.

Untuk menaruh media filter supaya praktis bisa menggunakan tabung media. Tabung media ini bisa terbuat dari besi, fiber plastik, PVC. 

Tabung-tabung ini bisa anda dapatkan di konsultan bidang penjernihan air di kota anda atau klik disini.
Anda bisa memasang sendiri atau dipasangkan dengan arahan dari konsultan tersebut. 

Cara memilih tabung yang sesuai dengan kapasitas dan harga terdapat ukuran dan jenis yang digunakan, misalnya untuk menyaring air bermasalah di sumur di area perumahan. Pilih dengan kapasitas sesuai kebutuhan sehari konsumsi air. Biasanya penggunaan / konsumsi air rumah tangga 1000 liter per hari, anda bisa memekai ukuran tabung 1054 ( diameter 10 inci, tinggi 54 inci) dengan melihat acuan dari hasil uji di laboratorium, dapat diketehui masalah yang ada, misalkan air berwarna kuning hal ini di hasil uji laboratorium tertulis Fe* (zat besi) melebihi ambang batas normal. Dari acuan tadi bisa didapatkan obat / media filter yang digunakan dan diisikan kedalam tabung yaitu Carbon aktif. Setelah terisi bisa anda letakan tabung dekat pompa sumur dengan skema seperti ini. 
 skema dasar filter air rumah

Peletakan tabung bisa didekat sumur dan pompa atau di atas dekat dengan tandon penampungan baik diatas atap ataupun dibawah.  gambar filter tabung 1054

Perlu diperhatikan pula setiap 3 hari sekali dilakukan perawatan dengan mencuci balik (backwash) media filter. Hal ini dilakukan supaya endapan kotoran yang menumpuk didalam tabung keluar sehingga tidak menyumbat aliran / debit air yang dihasilkan. 

Demikian sekilas pandangan kondisi air di area prumahan dengan lahan bekas sawah dan sedikit solusi untuk mengatasi permasalahan yang biasa dihadapi di sana. 

Selanjutnya akan saya bahas tentang kondisi air dilihat secara bakteriologi. Sekian semoga bermanfaat. Apabila ada pertanyaan dapat langsung menghubungi saya di WA atau dengan klik LANGGANAN dan mengisi alamat email anda di atas. Terimakasih dan SALAM

Previous
« Prev Post

Dapatkan Update Dan Promo

Nama

Email *

Pesan *